MITOS INDAHNYA MALAM PERTAMA

“Malam pertama adalah malam yang paling indah”. “Malam pertama selalu dinanti oleh setiap orang”. “Tiada yang paling mendebarkan selain saat mengalami malam pertama”.

Itulah anggapan banyak orang mengenai malam pertama. Ia seperti momen yang serba paling: paling ditunggu, paling indah, paling mendebarkan, paling tidak bisa dilupakan, paling nikmat, dan seterusnya. Seakan tak cukup kata dan kalam untuk melukiskannya.

Faktanya, coba anda bertanya pada sepuluh pasangan teman anda yang sudah menikah, benarkah demikian gambaran malam pertama?

Penulis yakin jawabannya akan variatif, dan satu hal yang terpenting “tidak semua merasa bahwa malam pertamanya begitu indah seperti yang digunjingkan banyak orang”. Bisa jadi jawaban yang keluar adalah “saya kok biasa saja ya saat malam pertama. Berdebar – debar iya. Tapi kalau dibilang paling indah, rasanya tidak.”

Wow, anda mesti terkejut mendengarnya bukan? Anda jangan buru – buru salah persepsi. Coba simak penjelasan penulis.

Sakit saat malam pertama

Tak diragukan malam pertama adalah misteri bagi setiap pasangan yang hendak menikah. Malam pertama selalu dikaitkan dengan hubungan seksual untuk yang pertama kali. Tentu saja ini pengalaman yang mendebarkan. Karena itu ia akan mereka – reka. Nanti bagaimana ya? Si dia malu nggak ya seperti saya? (di sini dinafikan pasangan yang sudah melakukan hubungan seksual pranikah?.

Nah, yang muncul di masyarakat adalah pengalaman lancarnya malam pertama. Hubungan seksual yang baik – baik saja bahkan sangat menyenangkan. Tidak terungkap kegagalan malam pertama yang dialami oleh pasangan. Karena itu tak heran, jika pandangan yang berkembang bahwa malam pertama selalu begitu indah.

Padahal ini adalah mitos. Tidak sedikit pasangan yang pada saat malam pertama tidak merasakan kenikmatan. Malah ia merasa sakit, terutama bagi perempuan. Bisa jadi lebih gawat lagi, ia akan trauma untuk melakukan kembali hubungan seksual.

Mencegah kegagalan malam pertama

Rahasia dari gagal dan suksesnya malam pertama tidak lain adalah sejauh mana pengetahuan pasangan mengenai seks. Jika pasangan suami istri memiliki pengetahuan seks minim, tentu saja malam pertama yang dilakukan adalah sekedarnya saja. Maka berlalulah malam pertama itu tanpa ada kenangan apa – apa.

Karena itu, yang harus dilakukan oleh pasangan sebelum nikah adalah menggali sebanyak – banyaknya mengenai soal esek – esek ini. Bila perlu mengikuti kursus singkat, seminar atau minimal membaca buku dan majalah.

Jika pengetahuan mengenai hungungan seksual minim, bisa jadi saat malam pertama pasangan sangat panic karena tak tahu apa yang harus dilakukan. Rasa panic ini makin buruk lagi, karena mereka tidak tahu harus bertanya kepada siapa. Jika saat ini tiba – tiba bertanya pada orang tua, misalnya, tentu malu untuk melakukannya.

Selain itu, kesalahan di malam pertama juga bisa menimbulkan masalah bagi pasangan suami isteri. Jika istri mengalami kesakitan, tentu akan menimbulkan trauma psikis. Apalagi jika terjadi juga pada malam berikutnya. Begitu juga bagi sang suami, jika malam pertama mengalami ejakulasi dini. Tentu akan muncul perasaan bahwa ia tidak berhasil pada malam pertamanya.

Ujungnya hubungan seksual pasangan menjadi gagal total. Yang ditakutkan hal ini akan berkepanjangan dan akhirnya pasangan menjadi tidak harmonis dan dingin sehingga menimbulkan perceraian.

Beberapa langkah penting

Karena itu pengetahuan dasar mengenai hubungan seksual bagi pasangan itu sangat penting. Jika anda sudah memiliki pengetahuan cukup mengenai hubungan seksual, tapi pasangan anda belum, maka yang harus dilakukan adalah ‘ajari pasangan anda’.

Hal ini terutama pada perempuan. Biasanya, pasangan perempuan kurang berani vulgar dalam hubungan seks. Karena itu sebaiknya, perlahan pasangan lelaki bisa mengajari perempuan. Di antaranya soal teknik bercinta. Teknik seksual ini bisa meliputi misalnya teknik foreplay dan cara menstimulasi atau cara memberikan rangsangan.

Selain itu yang tak boleh dilupakan adalah persiapan sebelum melakukan hubungan. Ini tidak hanya saat malam pertama, tapi juga pada malam – malam berikutnya sehingga yang terjadi adalah “SETIAP MALAM ADALAH MALAM PERTAMA”.

Ada dua macam persiapan. Persiapan yang baik, atau tanpa persiapan sama sekali. Yang pertama akan ‘menghasilkan’ hubungan seks yang teratur, romantic dan terjaga ritmenya. Sedangkan yang kedua biasanya berjalan spontan dan meletup. Coba kombinasikan keduanya.

Suasana

Persiapan suasana yang tepat sebelum bercinta. Berpakaian yang seksi, sedikit pijatan bagi suami atau istri, dan sentuhan – sentuhan mesra merupakan cara yang tepat untuk menunjukkan anda ingin diperlakukan ‘sedikit lain’.

Kenali pasangan

Untuk dapat menikmati seks nyaman, anda berdua harus mengetahui pasangan anda dengan baik. Di bagian mana ia terangsang untuk disentuh, di bagian mana ia tak suka disentuh dan sebagainya.

Berlatih

Untuk mengetahui seluk beluk seks dan hal seksual yang berhubungan dengan pasangan, anda berdua perlu banyak ‘berlatih’ mempraktekkan posisi baru, rabaan baru, dan lain – lain.

Inisiatif

Jangan pernah malu untuk berinisiatif! Jika suami anda terlalu ‘pemalu’, jangan sungkan untuk melakukan perubahan.

Inilah beberapa langkah yang perlu dilakukan setiap pasangan agar setiap malamnya menjadi malam pertama.

Mitos – mitos lain yang perlu diketahui

Setelah mengetahui cara – cara menghindari malam pertama yang gagal. Berikut ini ada beberapa hal yang juga menjadi mitos dimasyarakat selain malam pertama.

1. Gairah seks pria lebih besar ketimbang wanita

Bahan bakar gairah seks adalah testosterone, dan pada pria kadarnya memang lebih tinggi daripada wanita. Meski begitu, menurut konselor seks di AS, Denise Knowles, faktanya bisa lain.

Keluhan menurunnya gairah seks para pria bertambah dan ini berkaitan dengan gaya hidup, jadi tidak melulu dipengaruhi hormone. Mungkin saja kadar hormone testosterone seorang pria itu normal, tetapi ia mengalami kelelahan, stress, gairah seksnya bisa menurun.

Usia yang menua, kegemukan, kebiasaan merokok, mengkonsumsi alcohol dan psikotropika, bisa pula berdampak pada ereksi. Jadi, para wanita jangan percaya mitos. Wanita pun bisa menjadi motivator atas pegang kendali saat berhubungan seks.

2. Kondom itu tameng sakti untuk segala jenis penyakit menular seksual

Jika dipakai secara tepat, kondom bisa menangkal PMS seperti HIV, gonorea, dan klamidia, tetapi tidak cukup efektif untuk mencegah sifilis, herpes genital, atau kulit kelamin. Dr. Patrick French, konsultan penyakit kelamin dan saluran kencing di London, menjelaskan, “Infeksi ini menular lewat kontak kulit dan mempengaruhi bagian tubuh yang tidak tertutup kondom. Bagaimanapun, kondom masih bisa mengurangi resiko penularan itu hingga 50%”.

3. Anda tak bakal kena PMS dari seks oral.

Salah besar ! PMS jenis herpes, sifilis, klamidia, gonorea, dan uretritis nonspesifik (peradangan saluran kencing yang kerap dialami pria) bisa terjadi lewat oral seks. Risiko tertular HIV juga tetap tinggi, terutama bila terdapat luka mulut.

4. Tidak semua wanita punya Gospot

Tentu saja semua wanita punya Gospot atau tombol untuk orgasme berulang kali. Cara menikmatinya, rileks dan jelajahi apa yang membuat anda bisa organism.

5. Ejakulasi di luar (terputus) tidak menyebabkan kehamilan.

Yang benar, sperma terdapat di dalam cairan seminal yang dilepaskan sebelum pria mengalami ejakulasi. Jadi meskipun pria menarik penisnya keluar sebelum orgasme, pasangan tetap saja bisa hamil.

6. Wanita tak bisa lagi menikmati seks setelah menopause

Justru banyak wanita yang mengaku memiliki hubungan seks terbaiknya setelah menopause karena tak khawatir akan hamil. Jadi, lebih bebas menikmati seks, apalagi kini sudah mendapat terapi sulih hormone, sehingga gangguan vagina kering dan sebagainya tak lagi jadi masalah.

7. Fantasi seks sejenis menandakan anda gay

Sama sekali tidak ! fantasi merupakan hal normal dan tak menunjukkan sama sekali apakah anda gay, biseksual, atau yang lain. Fantasi lebih disebabkan oleh rasa penasaran. Fantasi tentang apa saja tidak selalu berarti anda menikmati betul jika itu menjadi nyata. Hal terindah dan fantasi hanya ada dalam pikiran anda.

8. Seks haram bagi pengidap penyakit jantung

Memang banyak kisah tentang pasien gangguan jantung yang mendapat serangan ketika tengah asyik berhubungan intim. Menurut Dr. Harper, pengidap penyakit jantung bisa tetap memiliki kehidupan seks yang normal.

Namun, jika merasa nyeri dada saat berhubungan seks, anda harus berhenti segera dan periksa ke dokter. Seks adalah sesuatu yang baik karena dapat meningkatkan system imun dan energy, juga mengurangi stress.

9. Tanpa orgasme berarti seks anda sangat buruk

Suksesnya hubungan seks yaitu jika kedua pasangan betul – betul menikmati dan tidak tergantung pada orgasme. Begitu yang diyakini para pakar.

10. Seks selama kehamilan bisa melukai calon bayi

Kebanyakan wanita hamil bisa memiliki kehidupan seks yang sehat. Namun, ada dua kekecualian, jika anda mengalami plasenta previa (ari – ari menutupi jalan lahir), seks bisa menyebabkan pendarahan dan kelahiran premature.

Juga sebaiknya tidak berhubungan seks jika si wanita mengalami pendarahan atau kontraksi setelah bercinta. Hal ini bisa menyebabkan kelahiran premature.

11. Berhubungan seks di masa menstruasi tak menimbulkan kehamilan

Masa ovulasi (subur) pada wanita adalah 14 hari sebelum masa haid, bukan 14 hari setelah haid terakhir. Jadi kemungkinan terjadinya kehamilan tetap ada. So, hati – hati!

sumber : Anggun Majalah Pengantin Muslim Edisi 5 / II / Mei / 2009

teks : Fathuri SR

~ by glesyer on October 31, 2010.

One Response to “MITOS INDAHNYA MALAM PERTAMA”

  1. Yachh namanya juga mitos! Sex dimalam pertama dianggap indah jika masing masing pihak bisa menjaga kesucian sebelumnya. Jika sudah di obral, tentu tidak ada lagi indahnya. Sebetulnya dua duanya mengalami kesakitan, tapi rasa sakit itu menjadi indah karena keinginan untuk menyatukan cinta telah menjadi kenyataan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: